LITURGI YANG MERUPAKAN SALAH SATU TUGAS GEREJA
Secara etimologis, kata "liturgi" berasal dari bahasa Yunani "leitourgia", yang terdiri dari akar kata "ergon" (karya) dan "leitos (berkaitan dengan rakyat), sehingga secara harfiah berarti "pelayanan atau kerja untuk kepentingan bangsa." Pada masa Yunani Kuno, "leitourgia" mengacu pada tugas sukarela dari warga masyarakat yang kaya untuk mendukung kegiatan umum, bukan semata-mata terkait ritual keagamaan. Namun, dalam Gereja, liturgi telah berkembang menjadi pengalaman keimanan dan estetis yang menghadirkan Kristus dalam kehidupan umat. Para teolog menafsirkan liturgi sebagai persekutuan yang mendalam dengan Allah. Alexander Schmemann, teolog Ortodoks, melihat liturgi sebagai "sakramen Kerajaan Allah," di mana umat berpartisipasi dalam realitas eskatologis. Teolog Katolik Jean Corbon memahami liturgi sebagai tindakan kasih yang menyatukan umat dengan Allah, mencerminkan kehidupan ilahi dan mengarahkan Gereja se...